Keunikan Wisata Budaya ke Desa Penglipuran Bali
Keunikan Wisata Budaya ke Desa Penglipuran Bali

Sewa Bus Wisata Semarang Salah satu desa yang dijadikan ikon wisata di Bali adalah Desa adat Penglipuran Bali, dari dulu hingga sekarang kunjungan wisatawan yang berwisata ke desa adat Penglipuran masih didominasi oleh wisatawan mancanegara.

Mengapa desa Penglipuran dijadikan ikon wisata yang sudah terkenal luas? Karena semenjak desa penglipuran dijadikan tempat syuting disalah satu stasiun TV, jadi desa tersebut menjadi terkenal, sehingga minat wisatawan domestik untuk mengunjungi desa Penglipuran Bali semakin tinggi.

Desa penglipuran dijadikan desa yang pertama kali dijadikan ikon wisata oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1995. Bagi yang pertama kali liburan ke desa tersebut pastinya akan melihat bentuk dari tiap-tiap rumah penduduk hampir sama. Adanya kemiripan dari tiap rumah terlihat pada pintu gerbang rumah, atap rumah, dan dinding rumah menggunkan bambu, lebar pintu gerbang yang hanya muat untuk satu orang dewasa.

Di masyarakat Bali pintu ini disebut angkul-angkul, sementara pembagian dari masing-masing tata ruang rumah juga sama seperti kamar tidur dan dapur, cat tembok yang digunakan menggunkan cat berbahan dasar dari tanah liat.

Desa Penglipuran terlihat budaya dari pengelompokan tata ruang desa yang sangat terlihat, jadi dibagian utara dan letaknya lebih tinggi dari rumah penduduk terdapat pura Desa yang disebut pura Penataran. Dibagian tengah desa yang letaknya dibawah pura adalah zona tempat penduduk, dan untuk mencari nafkah penduduk desa penglipuran berprofesi sebagai petani, pengrajin anyaman bambu, dan berternak.

Sementara itu luas desa sekitar 112 hektar dan tidak semua lahan desa digunakan sebagai rumah penduduk, sekitar 40 % dari lahan desa adalah hutan bambu, untuk menebang pohon bambu didesa ini tidak boleh sembarangan tanpa ijin dari tokoh masyarakat setempat.

Selain memiliki budaya menghormati alam penduduk desa penglipuran juga memiliki budaya dan tradisi untuk menghormati wanita. Karena aturan desa yang melarang pria untuk melakukan poligami, jika ketahuan poligami maka akan mendapat hukuman akan dikucilkan dari desa Penglipuran tersebut.

Desa ini juga memiliki budaya hukuman untuk pencurian, bagi yang ketahuan mencuri akan dihukum untuk memberikan sesajen lima ekor ayam dengan warna bulu ayam yang berbeda di empat pura leluhur mereka, dengan cara ini tentunya akan membuat efek malu.

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here